Masjid Cardoba Spanyol 

Masjid Cardoba, atau umumnya disebut mezquita, yakni sebuah katedral atau gedung gereja katolik yang berada di Spanyol, Dulunya kubah masjid cardoba yaitu suatu masjid dan sekarang ini dipindahkan peranannya jadi suatu gereja. Masjid Cardoba ini juga temasuk jadi peninggalan sejarah yang telah di tetapkan oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) pada tanggal 15 desember th. 1994.

Kubah Masjid Cardoba

Masjid cardoba yaitu masjid yang popular di Spanyol, yang di buat pada th. 786. Masjid Cardoba sendiri pernah di buat jadi gereja yg di buat oleh bangsa Visigoth. Setelah Andalusia dikuasai oleh muslim, lantas tempat itu di gunakan jadi gereja serta masjid. namun pembagian tempat untuk masjid dan gereja ini tidak bertahan lama karna Khalifah Abdurrahman I beli tempat gereja itu, lalu dirobohkan dan diganti dengan Masjid Cardoba. namun sayang, pada saat ini masjid itu hanya satu masa lalu belaka. Mengapa demikian? karna setelah masjid ini ditaklukkan oleh Raja Leon Alfonso, masjid ini di alih peranankan jadi suatu gereja. saat itu masa kekhalifaan Bani Umayyah sudah tidak dapat mengatasi serbuan dari bangsa eropa dan kemudian juga masjid cardoba diduduki oleh bangsa eropa. Beberapa tiang yang ada di dalam masjid cardoba dihancurkan guna untuk buat katedral yang diberi nama “Cathedral Mezquita” yang berarti katedral masjid. Selain itu pada bangunan itu juga ditambahkan satu bel yang berada di menara masjid yang berfungsi untuk kepentingan agama mereka sendiri.

Arsitektur Kubah Masjid Carboda

Saat masa pimpinan Abdurrahman I Masjid Cardoba alami perbaikan. Tidak berhenti demikian saja, Masjid Cardoba juga alami perbaikan lagi yang ditangani oleh penerus dari Abdurrahman I yaitu Abdurrahman II. Lalu masjid ini diperbesar serta di buat mihrab. Pada th. 987 masjid ini alami perbaikan paling akhir dengan dibuatnya jalur penghubung yang menuju ke istana. Dalam bhs spanyol masjid disebut “ mezquita ”. masjid cardoba yakni masjid yang paling mahsyur di Eropa. Sayangnya masjid cardoba tidak lagi buat jadi masjid namun menjadikan jadi gereja atau katedral.  Arsitektur yang dimiliki oleh masjid cardoba mengusung interior yang rumit, tetapi dengan kerumitannya dapat menciptakan keindahan yang menarik. Masjid cardoba memiliki pilar yang banyak sampai terlihat seperti deretan pohon. Pilar di masjid ini tebuat dari marmer, selain itu pintu dari masjid cardoba dilapisi dengan emas. Masjid Cardoba memiliki ukuran 175 mtr. untuk panjangnya dengan lebarnya mencapai 134 mtr. dan tingginya 20 mtr. Gerbang masjid ini juga tidak kalah menarik dengan interior yang ada didalamnya, karna bagian gerbangnya ada batu merah dan batu putih hingga wujudkan kesan yang menarik. Masjid Cardoba sendiri yaitu bangunan masjid yang tahan pada gempa, dulu pernah pada th. 1793 an terjadi gempa dan keadaan masjid ini tetaplah saja tidak alami keretakan sedikit pun, tetapi bangunan gereja sendiri alami keretakan dan keretakan itu tetap masih bisa dilihat sampai  sekarang ini. Waktu malam hari masjid cardoba bisa memakai 11 ton minyak yang digunakan untuk 4. 7 ribu lampu. Selain itu masjid cardoba juga mempunyai satu perpustakaan yang tiap tahunnya di kunjungi sebagian orang, sampai banyak ilmuan yang dulunya pernah belajar di Masjid Cardoba. Masjid cardoba sendiri jadi saksi jika islam pernah alami masa kejayaannya di Eropa. Walau masjid ini sudah digunakan jadi katedral tetapi kaligrafi yang ada pada dinding mihrab tetap masih dipertahankan sampai sekarang ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *