Masjidil Haram Arab Saudi

Masjidil Haram adalah masjid tebesar didunia yang di bagian masjid ini ada sebuah ka’bah, yang mana ka’bah ini adalah kiblat dari agama islam di semua dunia saat melakukan beribadah sholat. Masjidil Haram ini ada di kota Mekah, Arab Saudi. Masjid ini tidak pernah sepi oleh beberapa jamaah yang lakukan beribadah maupun yang lakukan tawaf.

Histori Masjidil Haram

Pada zama dulu, lebih persisnya saat jaman Nabi Adam as yang di turunkan ke bumi. Allah SWT mengutus supaya membuat Ka’bah yang dipakai untuk melakukan beribadah. Pembangunan awal ka’bah dikerjakan disudut kota mekah dengan nama Bakkah yang kemudian dikerjakan saat masa kepemimpinan Nabi Nuh as. Lalu bangunan itu hancur karna diterjang oleh bencana banjir. Kemudian Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as untuk membangun ka’bah yang persisnya berdirinya ka’bah pada sekarang ini. Karna usaha Nabi Ibrahim as bersama Nabi Ismail as ka’bah dapat berdiri bersama dengan hajar aswad di antara bagian ka’bah. Di sekitaran ka’bah ada juga Maqam Ibrahim yang digunakan beliau jadi pijakan saat membuat ka’bah. Ketika itu saat membuat ka’bah bukanlah hal yang demikian gampang karna ketika itu masih tetap banykanya orang menyembah berhala. Hingga nabi Ibrahim as mesti menghancurkan berhala tersebut di sekitaran bangunan ka’bah. Diluar itu pada tahun gajah yakni pada 571 Masehi atau lebih persisnya saat Nabi Muhammad SAW dilahirkan, Raja Abrahah mengutus pasukan gajah untuk menghancurkan Ka’bah. Tapi aksi Raja Abrahah itu tidak berhasil atas, karena pada saat itu turun burung ababil dengan membawa batu yang berasal dari neraka serta kemudian dijatuhkan ke pasukan gajah yang menginginkan menghancurkan Ka’bah. Yang mana peristiwa ini sudah diterangkan di dalam surat Al – Fil.

Arsitektur Masjidil Haram

Bangunan dari Masjidil Haram ini telah alami sekian kali perombakan dengan tujuan supaya bisa menampung jamaah yang tengah menunaikan beribadah haji. Setelah itu saat masa kekuasaan raja arab saudi, Masjidil Haram alami perombakan kembali sekitaran pada th. 1955 s/d sekitaran th. 1973. Lantai lantai masjid ini diganti oleh marmer dan ditambahkan juga  tiga menara baru. Saat perubahan raja baru dikerjakan juga pembangunan yang dikerjakan di Masjidil Haram supaya bisa menampung 2 juta jamaah. Project besar ini diawali pada th. 2011 serta diprediksikan juga akan usai pada th. 2020. Pada juli 2015 raja arab berganti jadi Raja Salman bin Abdul Aziz sehingga beliau meneruskan project pembangunan masjid ini serta ditambahkan fasilitas yang lain yang digunakanjadi penunjang beribadah haji. Pintu di Masjidil Haram sejumlah lebih kurang 129 pintu dengan namanya sendiri sendiri. Dari 129 pintu ini ada 4 pintu paling utama dan ada pintu spesial difabel yang bermanfaat untuk mempermudah jemaah yang mempunyai keterbataan fisik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *